Jakarta yang merupakan salah satu megacity di kawasan Asia memiliki jumlah penduduk terbesar yang mencapai 9.607.787 juta di tahun 2010. Bila dibandingkan jumlah penduduk di tahun 2000 yang sebesar 8.347.083 jiwa, perkembangan penduduk di Jakarta sangat pesat. Hal ini dapat dilihat pada laju pertumbuhan penduduk yang pada tahun 2000-2010 laju pertumbuhan per tahun mencapai 1,42 sedangkan pada tahun 1990-2010 hanya sebesar 0,78. Kota Administratif Jakarta Timur adalah wilayah yang paling banyak penduduknya bila dibandingkan kota administratif lainnya yaitu sebesar 2.693.896 jiwa. Sedangkan untuk Kabupaten Kepulauan Seribu adalah wilayah yang paling sedikit penduduknya yaitu hanya sebesar 21.082 di tahun 2010. Berikut tabel yang memperlihatkan persebaran jumlah penduduk menurut Kab/Kota Admininistasi di Provinsi DKI Jakarta.



Penduduk dan Laju Petumbuhan Penduduk menurut Kab/Kota Adm.  

Tahun 2000 dan 2010

No

Kab/Kota Adm.

Penduduk

Laju Pertumbuhan Penduduk per Tahun

2000

2010

1990-2000

2000-2010

1

Kepulauan Seribu

17245

21.082

1,78

2,03

2

Jakarta Selatan

1784044

2.062.232

0,40

1,46

3

Jakarta Timur

2.347.917

2.693.896

1,34

1,38

4

Jakarta Pusat

874.595

902.973

-0,87

0,32

5

Jakarta Barat

1.904.191

2.281.945

1,14

1,83

6

Jakarta Utara

1.419.091

1.645.659

1,00

1,49

 

Jumlah

8.347.083

9.607.787

0,78

1,42

Sumber: Provinsi DKI Jakarta dalam angka 2010


Dilihat dari kepadatan penduduknya, Kota Jakarta adalah kota dengan kepadatan tertinggi. Pada tahun 2010, kepadatan penduduk Kota Jakarta mencapai 13.157 jiwa/km2. Wilayah Jakarta Pusat adalah wilayah yang memiliki kepadatan paling tinggi dibanding dengan wilayah lainnya di Jakarta yaitu sebesar 18.761 jiwa/km2. Berikut kepadatan penduduk Provinsi DKI Jakarta tahun 2010.

 

Luas Wilayah, Penduduk dan Kepadatan Penduduk menurut Kab/Kota Administrasi, 2010

No

Kabupaten/Kota Adm

Luas Wilayah (km2)

Penduduk

Kepadatan Penduduk (jiwa/km2)

1

Kepulauan Seribu

141,27

21.082

2.423,22

2

Jakarta Selatan

188,03

2.062.232

14.597,81

3

Jakarta Timur

48,13

2.693.896

14.326,95

4

Jakarta Pusat

129.54

902.973

18.761,13

5

Jakarta Barat

146,66

2.281.945

17.615,76

6

Jakarta Utara

8,70

1.645.659

11.220,91

 

Jumlah

662,33

9.607.787

13.157,63

Sumber: Provinsi DKI Jakarta dalam angka 2010

 

Dari jumlah penduduk yang mencapai 9.607.787 juta di tahun 2010, sekitar 7.772.812 jiwa adalah penduduk usia 15 tahun ke atas, dimana 2.500.208 jiwa bukan angkatan kerja sedangkan sisanya yang sebesar 4.689.761 jiwa adalah penduduk yang bekerja dan 582.843 jiwa adalah penduduk yang mencari pekerjaan. Dari hal ini terlihat bahwa masyarakat yang mencari pekerjaan di DKI Jakarta masih cenderung besar. Secara rinci mengenai jumlah penduduk yang bekerja, mencari pekerjaan dan bukan angkatan kerja di setiap kab/kota adm. seperti pada tabel berikut ini:

 

Penduduk Berusia 15 Tahun keatas menurut Kabupaten/Kota Administrasi

dan Jenis Kegiatan Tahun 2010

No

Kab/Kota Adm

                     Jenis Kegiatan

Jumlah

Bekerja

Mencari Pekerjaan

Bukan Angkatan Kerja

1

Kepulauan Seribu

9.160

1.005

5.602

15.767

2

Jakarta Selatan

1.027.433

113.306

529.883

1.670.622

3

Jakarta Timur

1.220.420

182.823

751.395

2.154.638

4

Jakarta Pusat

430.258

52.984

255.233

738.475

5

Jakarta Barat

1.174.825

128.833

554.677

1.858.335

6

Jakarta Utara

827.665

103.892

403.418

1.334.975

 

Jumlah

4.689.761

582.843

2.500.208

7.772.812

Sumber: Provinsi DKI Jakarta dalam angka 2010

 

Untuk tingkat pengangguran terbuka di Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2010 cenderung menurun dibanding tahun 2009. Pada tahun 2010 tingkat pengangguran terbuka adalah 11,05 sedangkan di tahun 2009 adalah 12,15. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja yang betul-betul tidak mempunyai pekerjaan berkurang jumlahnya. Selanjutnya, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja merupakan indikator untuk melihat perbandingan jumlah angkatan kerja terhadap jumlah penduduk usia kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Provinsi DKI Jakarta mengalami peningkatan di tahun 2010. TPAK bertambah dari 66,60% menjadi 67,83% di tahun 2010. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan partisipasi tenaga kerja dalam pasar kerja.

 

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menurut Kabupaten/Kota Adm, 2009-2010

No

Kabupaten/Kota Adm

TPT

TPAK

2009

2010

2009

2010

1

Kepulauan Seribu

11,57

9,89

61,28

64,47

2

Jakarta Selatan

11,72

9,93

66,46

68,28

3

Jakarta Timur

14,61

13,03

63,25

65,13

4

Jakarta Pusat

12,39

10,96

66,28

65,44

5

Jakarta Barat

9,66

9,88

69,06

70,15

6

Jakarta Utara

12,39

11,15

69,11

69,78

 

Jumlah

12,15

11,05

66,60

67,83

Sumber: Provinsi DKI Jakarta dalam angka 2010